Per Patriam Ad Ecclesiam


What We Offer

Sejarah OCI

Sejarah Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) berawal dari pembentukan unit pelayanan rohani bagi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) oleh Menteri Pertahanan Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada 3 November 1949, yang direspon cepat oleh Takhta Suci Vatikan …

Aspek Simbolis

Secara simbolis, kehadiran OCI merupakan perwujudan nyata dari semboyan “100% Katolik, 100% Indonesia” yang menekankan bahwa umat Katolik adalah bagian integral dari bangsa yang setia pada iman sekaligus patriot tanah air. Nilai simbolis ini diperkuat oleh pengorbanan para pahlawan nasional Katolik…

Aspek Historis

OCI secara historis lahir dari rahim perjuangan kemerdekaan Indonesia ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX membentuk staf urusan rohani bagi prajurit pada 3 November 1949, yang kemudian direspon cepat oleh Takhta Suci dengan mendirikan Vikariat Militer pada 25 Desember 1949

Posisi Strategis

Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Umat Katolik di Lingkungan TNI dan Polri memiliki posisi yang sangat strategis bagi kehidupan bangsa Indonesia, mencakup aspek historis, pembentukan karakter, hingga stabilitas nasional.

Reksa Pastoral Teritorial-Kategorial

Reksa Pastoral Teritorial-Kategorial:

Ini adalah istilah teknis yang menggambarkan model pelayanan OCI yang unik. Disebut kategorial karena melayani kelompok profesional khusus (prajurit TNI dan anggota Polri beserta keluarga mereka), namun bersifat teritorial karena pelayanannya bersinergi dengan keuskupan geografis setempat dan sering kali melibatkan masyarakat sipil di sekitar pangkalan atau kompleks militer

Pastoral Murah Hati:

Sejak tahun 2019, di bawah kepemimpinan Ignatius Kardinal Suharyo, OCI memperkenalkan visi program yang disebut “Karya Pelayanan Pastoral Murah Hati”. Istilah ini menekankan pendekatan yang rendah hati, inklusif, dan proaktif mencari umat (Gereja yang keluar), bukan sekadar menunggu di altar

Animarum Curae (Pemeliharaan Jiwa):

Dalam tradisi hukum Gereja yang lebih klasik, reksa pastoral di kalangan militer sering disebut sebagai animarum curae atau pemeliharaan jiwa-jiwa. Hal ini merujuk pada tugas utama rohaniwan untuk menghantar jiwa prajurit di medan tugas menuju kemenangan rohani

Military Chaplaincy (Pastoral Militer)

Secara internasional dan historis, perutusan imam untuk melayani militer disebut sebagai Military Chaplain (Pastor Militer). Di Indonesia, para pelakunya memiliki sebutan khusus seperti Pastor Organik, Pasyanmilpol (Pastor Pelayan Militer dan Kepolisian), serta Katekis Militer atau Rohaniwan Katolik bagi yang bukan pastor. .

Karya OCI adalah wujud Gereja yang bergerak bersama pasukan melalui pendekatan yang fleksibel, adaptif, dan kontekstual terhadap ritme hidup militer dan kepolisian.

Mgr, Soegijapranata

Kanal OCI

Kunjungan Karya

Dalam pedoman Direktorium OCI, metode menghadirkan fungsi penggembalaan pastoral langsung di tempat anggota melaksanakan tugas kedinasan disebut sebagai Kunjungan Karya

Media Daring

OCI menggunakan media daring untuk menjangkau lebih luas umat, khususnya keluarga Katolik TNI dan Polri, untuk melakukan katekese dan memberi wawasan kebangsaan dalam perspektif iman Katolik.

Retret, Ziarah, Temu Rohkat

Secara rutin OCI mengadakan retret, ziarah dan temu rohaniwan Katolik yang dilakukan untuk berbagi pengalaman iman dan saling menguatkan dalam pelayanan.

Informasi lebih komprehensif mengenai OCI dapat dibaca di buku: “Setia pada Iman, Teguh dalam Tugas“.